Aku jatuh cinta lagi..
sepertinya begitu.
kali ini bukan cinta biasa, entah kenapa aku sering menangisi dia. memiliki dia saja tidak. aku hanya mengenal dia sangat baik. ak bisa melihat senyumnya dari dekat, aku bisa mengaguminya tanpa harus bersembunyi di balik tembok. ak berani berdiri dihadapannya, aku berani menatap mata indahnya. Aku bisa duduk berdampingan dengannya, hanya untuk sebagai teman sayangnya. aku akan diam, disaat hatiku mulai bergejolak. Aku tak ingin dia tau, bahwa aku menyayangi dia lebih dari ini.
"kak? bu ayu itu kok suka makan kacang sih ? "
"gak tau tuh nta, kemarin nitip si niLuh."
"hahahaha, iyaa kacang disko" sahut daniel sembari menggoyang"kan kepala ala disko.
"hahaha, masa' ya kak waktu brifing itu bu ayu bawa tisu isinya kacang.. bener2 deh.! " sahut Genta dgn tawanya yang lantang..
"duh gini ni dosa murid ngomongin jeleknya guru , haha" daniel tak ingin kalah tertawa dgn Genta.
"wahaha iyaa nih bang, gara2 kacang disko sih! wkwkwk" sahut Genta sambil memegangi perutnya..
"udah ah, capek ketawa terus.. beli minum bentar.." aku mengambil uang di dalam dompetku lalu mengajak Daniel pergi ke toko meningglkn Genta sendiri di tengh lapangan.
"masih suka ?" tanya daniel mmbuka oecakapan.
"mau move on susah " jawabku sambil membuka tutup botol, ak meneguknya sejenak. lalu memadang Genta dari balik kaca besar dihadapnku. "dan, ak takut berharap terlalu besar ke Genta."
"keep calm, god have the best way for you and your future husband" kata daniel sambil menepuk2 pundakku. lalu kami berjalan kembali menemui Genta.. aku duduk disebelahnya.. yang kurasakan kini, degup jantung perlahan berpacu semakin cepat, tak hentinya aku mencuri pandang ke arahnya.. pundak itu !! ingin sekali kusadarkan kepalaku kesana.. omoo!!! aku terlalu ingin bersama Gentaa:(
-- ak berpamitan pulng meninglkan Genta sendiri di tngh lapangan. andaikan dia tau betapa inginnya aku mnghabiskan waktu ku denganya :'
Rabu, 15 Oktober 2014
Sepenggal Cerita 2
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar